SINOPSIS
JUDUL
: PERSEMAIAN PADI SAWAH
Penetapan Lokasi
/ Tempat Persemaian
Syarat
Tempat
v
Lahan rata mudah untuk memberi dan membuang air,
tidak ternaungi dan jauh dari lampu
v
Luas tempat pesemaian 4 % atau 1/25 dari luas sawah
yang akan ditanami
Menentukan
Kebutuhan Benih
Faktor
pertimbangan dalam menentukan kebutuhan benih adalah sebagai berikut:
1).
Luas lahan yang akan ditanami
2).
Sistim tanam
3).
Jarak tanam yang digunakan
4).
Jumlah tanam per rumpun
5).
Berat benih per 1000 butir
6).
Daya kecambah
7).
Jumlah benih Cadangan (%)
Kebutuhan
benih per Ha
Kebutuhan benih
untuk penanaman padi sawah umumnya berkisar antara 25 - 30 kg / Ha, Kebutuhan
benih untuk penanaman padi dengan Metode SRI adalah 7 kg / ha
a. Pesemaian Secara Basah
§ Bajak tanah hingga melumpur dengan baik
§ Lebar pesemaian 1 - 1,2 m dan panjang sesuai petakan. antara
10-20 m
§ Penambahan pupuk kandang
atau bokashi sebanyak 2 kg/m2 untuk mengemburkan tanah untuk memudahkan pencabutan benih/bibit dan mengurangi kerusakan bibit dan akar.
§ Sebar benih yang telah
direndam, ditiriskan dan diperam secara merata diatas bedeng pesemaian dengan kerapatan 60 gram benih ( 1 gemgam) per 1 M2
.
§ Untuk memperoleh benih yang baik tambahan 10-20 g Urea/m2
pada pertanaman berumur 5 - 7
hss.
b. Pesemaian Secara Kering
Pesemaian
secara kering biasa dilakukan untuk pengembangan padi secara Sistem
of
Rice Intensifikation (SRI).
Langkah
kegiatannya sebagai berikut :
§ Menyiapkan
media tumbuh
Campurkan
tanah : kompos dan abu sekam dengan perbandingan: 75% tanah,
20-25
% kompos dan 5-10 % abu sekam. Aduk hingga rata. Masukan campuran tanah secara
merata dengan ketebalan 5 -10 cm ke dalam nampan plastik yang telah dilubangi
pada bagian bawahnya.
Taburkan
benih secara merata dipermukaan persemaian dengan kerapatan 60 gr atau 1
genggam per M2
Bunga Tanjung, Agustus 2013
Penyuluh
IRAWAN MARZUKI,A.Md
NIP.197808012010011013
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar